Ormas Soroti Masalah Bangsa

Ormas Soroti Masalah Bangsa

Perlu sinergi ormas dan pemerintah untuk meningkatkan kualitas umat. 

Ketua Umum PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah KH. Abdullah Djaidi

JAKARTA – Organisasi masyarakat (ormas) Islam menyeru pemerintah meningkatkan kerja dan kinerja dalam menanggulangi berbagai persoalan yang mendera bangsa ini, mulai dari pengangguran, kemiskinan, penganiayaan tenaga kerja Indonesia (TKI), dan penegakan hukum.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menilai, pemerintah sejatinya telah melakukan banyak upaya untuk mengatasi beragam persoalan itu. Namun, upaya-upaya itu belum optimal. “Terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Din dalam dalam silaturahim ormas Islam tingkat pusat bertema ‘Dari Umat untuk Bangsa: Taushiyah untuk Indonesia yang Berperadaban’ di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Kamis (9/12).

Din mengatakan, ormas Islam mendorong pemerintah agar pelaksanaan demokrasi tidak keluar dari etika sebab hal itu menyebabkan demoralisasi kehidupan bangsa. Pemerintah, menurut Din, harus memberi perhatian serius terhadap upaya menanggulangi berbagai kemungkaran sosial.

“Secara khusus kepada pemerintah dan masyarakat luas, hindarilah syirik sosial dan mendewakan politik karena membuat politik uang merajalela.”

Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU), Zakky Mubarok, berpendapat, ormas Islam perlu bersinergi dengan pemerintah untuk meningkatkan kualitas umat, terutama lewat pendidikan karakter. Hal ini penting karena selama ini pendidikan hanya bertumpu pada kecerdasan dan ilmu, bukan karakter.

Menurut Zakky, pendidikan karakter bisa ditempuh melalui penekanan pada keteladanan tokoh. Sedangkan upaya untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa bisa dilakukan melalui ceramah dan pembinaan internal umat, termasuk memberikan pencerahan tentang dampak politik uang yang merusak sendi kehidupan. “Sehingga diharapkan, masyarakat bisa memilih pemimpin secara cerdas dan bukan karena uang,” katanya.

Selain itu, kata Zakky, ormas-ormas Islam perlu mengoptimalkan program kerja untuk memberdayakan umat dan bangsa. “Semua itu harus dilakukan dengan aksi nyata dan pembagian tugas karena dibutuhkan kolektifitas kerja sesuai potensi yang dimiliki.”

Dalam forum yang sama, Ketua Umum PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah, Abdullah Djaidi, menekankan, ormas sebagai pimpinan umat memiliki tanggung jawab terhadap permasalahan bangsa.

Karena itu, ormas perlu mendorong pemerintah agar serius menangani berbagai persoalan bangsa tersebut.

Agenda tahunan

Pertemuan ormas-ormas Islam ini, menurut Din, merupakan agenda rutin tahunan. Awalnya, forum ini digelar oleh dua ormas Islam besar, yaitu Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Difokuskan pada Muhammadiyah dan NU karena kedua ormas ini sering dipersepsikan berbeda.

Forum tersebut dinilai bermanfaat, terutama untuk memberikan pemahaman di kalangan bawah tentang toleransi dan saling menghormati.

“Tahun ini, acara diperluas cakupannya ke ormas-ormas Islam lain di tingkat pusat agar gerakan perbaikan umat dan bangsa lebih masif dan sinergis,” kata Din.

Selain pimpinan Muhammadiyah dan NU, pertemuan ini juga dihadiri delegasi dari PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah, Persis, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), DPP Majelis Dakwah Indonesia (MDI) Al-Ittihadiyah, PB Al-Washliyah, PP Parmusi, PP Wanita Islam, dan Aisyiyah.

Sumber: Harian Republika (10 Desember 2011)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: